Mengenal Macam Motif Batik Dan Filosofinya

  By admin   Mei 4, 2019   0

Sebagai warga negara Indonesia, kamu pastinya sudah tidak asing lagi kan dengan yang namanya batik? ituloh yang merupakan warisan budaya bangsa Indonesia yang melegenda dan terkenal hingga sekarang. Batik ternyata tidak sedikit jenisnya alias banyak macamnya, dan namanya juga beragam, dan sudah pasti dari semua itu ada asal usul yang menyertai atau bisa dikatakan filosofi, sebuah benda pasti ada karena memang ada sejarahnya, termasuk kain legendaris kita ini teman-teman. Mungkin kebanyakan orang hanya tau nama batiknya, namun jika ketika kita bertanya bagaimana sih proses pembuatannya, yang mendasari nama yang seperti itu apa pasti tidak banyak orang yang mengetahuinya termasuk para pedagang yang menjual atau menjajakan dagangan mereka kepada turis ataupun warga lokal yang hendak membelinya. Nah kamu pasti ingin tau kan tentang itu semua? jadi jangan pindah pandangan dari artikel yang tertulis pada kesempatan kali ini ya kawan karena penulis akan membahas beberapa jenis batik yang mempunyai filosofi penting yang ada di dalamnya, penasaran kan? tanpa menunggu lama lagi, ayo kita simak ulasannya dibawah ini, let’s get it.

1. Batik Kawung
Batik yang berasal dari tanah Jawa ini memiliki filosofi makna simbol keperkasaan, kegagahan, kewibawaan serta keadilan. Corak batik ini menyerupai kolang-kaling yang unsur penataannya rapi geometris, tau kolang kaling kan? sejenis makanan atau bisa buah yang berasal dari pohon aren yang dibakar sampai hangus. Dikarenakan pandangan setiap orang itu berbeda, terkadang orang juga menganggap motifnya seperti halnya bunga lotus beserta empat lembar daunnya yang merekah atau mengembang. Lotus itu memiliki arti suci dan umur panjang.
2. Batik Sidoluhur
Asalnya dari Keraton Yogyakarta dan Surakarta, bentuknya mirip wajik, bagi orang yang memandang batik ini akan langsung mempunyai pemikiran jenis ini sangat mewah karena cantik. Jika kamu menyadari khusus di Jawa Tengah, kain ini sering dikenakan oleh para pengantin pada saat mereka menikah. Di balik pemakaiannya pada saat acara pernikahan ternyata di dalamnya mempunyai makna khusus loh guys, yaitu pasangan tersebut dapat diharapkan untuk dapat menjadi sosok suami istri yang mempunyai martabat yang baik.
3. Batik Sidomulyo
Yaitu macam batik pedalaman yang lahir di Surakarta, ciri fisiknya nyaris sama dengan Sidoluhur tapi tetap ada yang jadi pembedanya yakni dari segi warna, Sidomulyo ini lebih muda atau terang. Seperti dengan namanya mulia alias mulyo, filosofi batik ini semoga sebuah keluarga selalu dapat kemuliaan sekalipun mereka sedang menghadapi sebuah kesulitan yang menyita waktu beserta pikiran.
4. Batik Parang
Batik legendnya Indonesia alias tertua ini guys, karena batik ini telah ada pada zaman Keraton Mataram. Ternyata aturan tidak berlaku saja untuk pendidikan dan permainan, di batik juga ada, ya di jenis ini filosofi berpikir yang tajam dan pemimpin yang baik merupakan simbol dari batik parang yang berwarna tajam. Ukuran parang yang besar dan kecil juga bisa menjadi suatu ciri status sosial.
5. Batik Sekar Jagad
Kegembiraan serta kebahagiaan itu merupakan filosofi yang melekat pada batik ini. Cocok dipakai saat wisuda dan fashion show karena ada kesan colorful di kain ini sebagai ungkapan kesenangan.
6.Motif Udan Liris
Kita selalu mendapatkan nasehat maupun ajaran untuk selalu istiqomah atau berada dijalan yang lurus dalam menjalankan segala sesuatu yang pasti ada efek baik dan buruknya. Sekuat apapun badai yang menerjang itu bukanlah suatu hambatan malah justru akan menjadi pelajaran yang begitu berharga untuk kehidupan, itulah filosofi dari kain batik ini.
7.Batik Ceplok
Pada zaman dahulu status sosial itu selalu di nomor satukan, nah jenis batik ini biasanya diidentikkan dengan golongan menengah hingga ke bawah, apabila memakai batik ini mereka akan terlihat gagah, filosofinya seperti itu jadi intinya seburuk apapun kondisi ekonomi mu, kamu terlihat memiliki wibawa yang tinggi.
8.Batik Semen
Beberapa orang ada yang mengaitkan batik ini dengan cerita Ramayana, kehidupan yang semi atau lebih tepatnya semi disini merupakan arti kiasan dari makmur, yang mendasari atau memfilosofikan batik ini ada.
9. Motif Truntum
Cinta yang tumbuh kembali merupakan makna dari kain batik ini. Sedangkan filosofinya adalah supaya cinta kasih yang abadi yang sedang dialami oleh para pengantin baru selalu tetap awet selamanya. Kain batik ini motifnya dibuat oleh Kanjeng Ratu Kencana yang merupakan permaisuri Sunan Pakubuwana III.

Nah itulah filosofi beberapa jenis kain batik yang ada di Indonesia, unik kan? tapi intinya semuanya memiliki makna yang baik. Demikianlah artikel yang dapat diulas pada kesempatan ini, semoga dapat memberikan manfaat yang baik serta ilmu yang berguna bagi para pembaca semua, terima kasih sudah mampir.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.